• jasa sertifikat SKA
  • jasa sertifikat SKT
  • Biaya Pembuatan ISO
Jasa SKA SKT

Sertifikat ISO OHSAS

Sertifikat ISO OHSAS

Sertifikat ISO merupakan sebuah sertifikat yang digunakan untuk menetapkan standar internasional bagi manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Sertifikat ini muncul untuk mulai menggantikan OHSAS. OHSAS sendiri merupakan singkatan dari Occupational Health and Safety Assessment Series. Secara umum, sertifikat ISO OHSAS merupakan sertifikat sejenis yang sama-sama dirancang untuk standar kesehatan dan keselamatan dalam bekerja. Namun, kedua sertifikasi ini masih memiliki perbedaan antar satu sama lainnya.

Pengertian Serta Fungsi ISO dan OHSAS

ISO merupakan standarisasi internasional untuk perusahaan dan memiliki kepanjangan (International Organization for Standarization). Sebagai penetap standar internasional, ISO terdiri dari beragam wakil-wakil dari badan standarisasi nasional di berbagai negara.

Sebelum memiliki nama ISO, lembaga ini memiliki nama IOS. Namun, saat ini singkatan ISO lebih sering digunakan karena menurut bahasa Yunani, iso berarti sama atau equal. Penggunaan kata ini juga dapat ditemukan pada kata seperti isometrik atau isonomi.

Meski mampu memberikan dan menetapkan standar yang umum menjadi landasan hukum melalui persetujuan atau standar nasional, ISO bukanlah organisasi pemerintahan. ISO merupakan lembaga yang didirikan pada tahun 1947 dan telah menetapkan standar-standar industrial maupun komersial dunia sejak saat itu. Dalam pelaksanaannya, ISO menjadi organisasi nonpemerintah yang memiliki kemampuan untuk menetapkan standar dan hukum yang sangat berpengaruh bagi kebanyakan organisasi nonpemerintah lainnya.

Lalu, untuk OHSAS sendiri, merupakan sebuah standar internasional yang dibuat dalam rangka penerapan Sistem Menajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja atau biasa dikenal dengan nama Manajemen K3. Sistem OHSAS memiliki tujuan untuk melindungi para pekerja dari hal-hal yang tidak diinginkan yang dapat muncul secara tiba-tiba dan tidak terduga. Dengan sertifikasinya, OHSAS akan dapat mencegah anggapan buruk bahwa perusahaan tidak memperhatikan keselamatan kerja dari karyawannya. Keberadaan sertifikasi OHSAS akan memudahkan pekerja karena membuat mereka tidak perlu memikirkan biaya yang harus ditanggung ketika mengalami kecelakaan atau gangguan kesehatan yang terjadi akibat pekerjaan yang dilakukan.

Lihat juga: Jasa Sertifikat SKA

sertifikat iso ohsas

Kegunaan ISO dalam Penerapannya di Perusahaan

ISO memiliki beragam kegunaan jika diterapkan di dalam perusahaan. Berikut beberapa kegunaan ISO yang diketahui.

1. Untuk meningkatkan citra perusahaan di mata umum.
2. Membantu meningkatkan kinerja pada lingkungan perusahaan.
3. Membantu meningkatkan efisiensi kegiatan kantor.
4. Membantu manajemen organisasi dalam perbaikan mutu dengan menerapkan perencanaan, pelaksanaan, pengukuran, dan tindakan perbaikan dalam lingkungan kerja.
5. Membantu merapihkan penataan dalam ketentuan peraturan perundang-undangan dalam hal pengelolaan di lingkungan kerja.
6. Memperkecil risiko yang mungkin terjadi di tempat kerja.
7. Memperbesar angka daya saing yang ada.
8. Membantu menjaga komunikasi internal serta hubungan baik di lingkungan kerja antar pihak yang berkepentingan.
9. Membantu mendapatkan kepercayaan dari konsumen, mitra kerja, ataupun pemodal.

Komponen OHSAS yang Ada di Dalamnya

Setelah mengetahui tentang pengertian dari OHSAS, penting juga untuk mengetahui komponen yang ada di dalamnya. Beberapa komponen yang ada di dalam OHSAS adalah sebagai berikut.

1. Komitmen bagi perusahaan dalam penerapan sistem keselamatan kerja di dalamnya.
2. Menciptakan dan merancang langkah-langkah yang akan dilakukan dalam penerapan sistem keselamatan kerja.
3. Menjadikan keutamaan dari keselamatan kerja menjadi prioritas terpenting.
4. Membantu mengevaluasi kinerja sebuah manajemen agar tetap berjalan dengan baik dan melaksanakan sistem keselamatan kerja dengan sesuai.

Tahapan Dalam Penerapan Sistem Keselamatan Kerja dengan OHSAS

Sistem keselamatan kerja memiliki tahapan tersendiri yang perlu dilalui. Beberapa tahap berikut akan selalu ada dalam penerapan sistem keselamatan kerja dengan OHSAS.

1. Tahap ini merupakan awal dari penerapan sistem keselamatan kerja dengan OHSAS yang berguna untuk melihat apakah sistem dan fasilitas kesehatan yang diterapkan memang sudah terpenuhi atau belum. Tahap ini juga dilakukan guna menjamin hal-hal yang berhubungan dengan keselamatan kerja karyawan.
2. Persiapan dan penerapan. Tahap ini perlu dilakukan setelah identifikasi menyeluruh yang dilakukan. Baru setelah itu dilakukan persiapan dalam memulai bagaimana prosedur keselamatan kerja berawal. Lalu, cara ini juga berguna dalam menerapkan secara perlahan pada semua aspek-aspek di dalam perusahaan.
3. Melakukan penilaian. Tahapan ini dilakukan guna menjadikan penilaian sebagai tolok ukur yang tepat dalam penerapan sistem. Tahapan ini dilakukan untuk memastikan apakah sertifikat OHSAS memang layak untuk diperoleh.

Manfaat OHSAS dalam Penerapannya di Sistem Perusahaan

Dalam membuat sertifikat ISO OHSAS, penerapan OHSAS memiliki beberapa manfaat yang bisa didapatkan. Namun sebelum bisa mendapatkan manfaatnya, diperlukan sertifikat ISO OHSAS terlebih dahulu.

1. OHSAS dapat memberikan pendekatan yang lebih terstruktur terhadap bahaya dan manajemen risiko yang kemudian bisa membantu memberi masukan dalam penyelenggaraan lingkungan kerja yang aman dan sehat.
2. Dengan OHSAS, perusahaan akan mampu mengurangi risiko kecelakaan kerja sehingga manajemen kesehatan dan keselamatannya menjadi lebih transparan dan efektif sebab dilakukan dengan menerjemahkan hasil audit ke aksi yang nyata.
3. OHSAS mampu menyediakan alat identifikasi hukum terhadap peraturan yang berlaku dan juga persyaratan lainnya yang berkaitan sehingga membuat perusahaan tetap taat hukum.
4. Membantu meningkatkan kepercayaan diri atasan yang memangku kepentingan dengan juga meningkatkan kredibilitas perusahaan karena sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerjanya lebih independen.
5. Membantu memudahkan dalam pengembangan sistem yang terintegrasi dengan sistem OHSAS.

Perbedaan Antara Sertifikat ISO OHSAS

Dalam penerapannya, sertifikat ISO OHSAS memiliki beberapa perbedaan mendasar dari beragam sisi. Misalnya, perbedaannya ada seperti di bawah ini.

Perbedaan Struktur

Struktur antara ISO dan OHSAS berbeda pada beberapa hal.Struktur isi mencakup hal-hal mengenai ruang lingkup, referensi normatif, istilah dan definisi, konteks dari organisasi, sistem operasi, evaluasi performa, dan perkembangan kerja. Sedangkan OHSAS mencakup hal-hal dalam ruang lingkup, publikasi referensi, istilah dan definisi, dan juga OH&S persyaratan sistem manajemen.

Perbedaan Definisi

Istilah “risk” dalam ISO diartikan sebagai “effect of uncertainty”, sedangkan dalam OHSAS “risk” disebutkan sebagai kombinasi kemungkinan terjadinya peristiwa berbahaya atau kecelakaan yang membuat cedera parah atau kesehatan yang buruk akibat sebuat peristiwa atau kecelakaan kerja.

Perbedaan Tujuan

ISO memiliki tujuan untuk dapat membuat sebuah organisasi secara proaktif meningkatkan performa OH&S  dalam mencegah kecelakaan dan gangguan kesehatan. Sedangkan tujuan OHSAS adalah agar perusahaan dapat mengontrol risiko OH&S dan meningkatkan performa OH&S-nya.

Perbedaan Representasi Manajemen

ISO mengharuskan top manajemen untuk dapat mengambil peran kepemimpinan yang lebih kuat. Tidak demikian dengan OHSAS yang mendelegasikan tanggung jawab dari keselamatan dan kesehatan kerja kepada seorang safety manager.

Jadi, itu dia penjelasan lengkap mengenai sertifikat ISO OHSAS yang mungkin masih asing dan belum banyak dipahami khalayak ramai. Jika Anda membutuhkan sertifikat ISO OHSAS untuk beragam kebutuhan yang telah disebutkan sebelumnya, sertifikat.id dapat membantu Anda mewujudkannya. Tanpa ribet, dengan cara yang mudah, murah, dan cepat, sertifikat.id akan membantu Anda mewujudkan kepemilikan dari dua sertifikat ini. Ayo, tunggu apalagi, buat sekarang, ya!